Kamis, 25 Mei 2017

Di masa lalu, tubuh manusia yang sudah meninggal mungkin tidak akan berguna atau laku dijual. Mereka yang telah meninggal dunia akan dikubur atau dikremasi begitu saja. Sekarang, tubuh manusia yang telah meninggal dunia banyak dimanfaatkan untuk donor baik secara resmi atau pun ilegal. Mirisnya lagi, mereka yang masih hidup pun juga kerap dicelakai untuk diambil organ tubuhnya.
Ginjal adalah salah satu organ yang paling banyak dicari di dunia. Organ ini konon bisa bernilai fantastis. Mereka yang butuh ginjal bisa membayar mahal agar mendapatkan organ itu. Selain ginjal, organ tubuh manusia ternyata banyak yang laku dijual dengan harga yang cukup mahal. Berikut beberapa daftar organ tubuh manusia kecuali ginjal yang bisa dijual dengan harga mahal.

Paru-Paru

Organ tubuh yang bisa dijual selain ginjal adalah paru-paru. Organ ini dihargai cukup mahal kepada siapa saja yang ingin menjual paru-paru dari keluarganya. Satu buah paru-paru utuh dihargai hingga nyaris Rp50.000.000,00. Seorang profesor bernama Gunther von Hangen mengumpulkan banyak sekali paru-paru dengan penampakan yang berbeda untuk sebuah pameran.
Paru-paru [image source]
Paru-paru ini akan diproses sehingga awet dan bisa dipajang. Gunther akan mengelompokkan paru-paru yang dia kumpulkan dari yang sehat hingga perokok berat dengan paru-paru berwarna gelap seperti terbakar. Oh ya, selain Guther pasar gelap organ tubuh manusia juga banyak yang menjual paru-paru untuk keperluan donor.

Kulit

Kulit juga merupakan bagian tubuh yang kerap dijual untuk menghasilkan uang yang cukup banyak. Biasanya kulit dipanen dari mayat yang tidak dikenal sehingga bisa digunakan beberapa organnya sebelum dikubur. Di pasar gelap, banyak penjahat sengaja membunuh untuk memanen bagian atau organ tubuh manusia termasuk yang laku untuk operasi-operasi besar terutama yang membutuhkan transplantasi kulit.
Kulit [image source]

Berbeda dengan organ seperti ginjal atau paru-paru, kulit dijual per inci persegi. Harganya sekitar Rp150.000,00 per inci persegi. Satu tubuh manusia bisa menghasilkan beratus inci kulit sehingga akan menghasilkan nominal yang cukup menggiurkan. Harga dari kulit ini semakin tinggi jika memiliki kualitas tinggi dan tanpa cacat.

Darah

Darah adalah salah satu bagian tubuh yang sangat penting bagi manusia. Kekurangan darah akan membuat manusia jadi sakit hingga akhirnya meninggal dunia. Itulah mengapa donor darah banyak dilakukan orang dengan gratis meski nantinya darah akan disalurkan oleh lembaga dengan harga cukup mahal bagi yang membutuhkannya. Satu ampul akan dihargai jutaan rupiah meski didapat dengan mudah.
darah [image source]
Di dunia internasional, jual beli darah sangatlah ilegal kecuali disalurkan ke lembaga seperti Red Cross. Di luar itu, banyak orang mendapatkan darah di pasar gelap jika stok di rumah sakit menipis. Di pasar gelap, satu ampul darah bisa dihargai hingga Rp4.000.000,00. Harga ini bisa meningkat tajam jika darah yang diminta susah dicari dan tergolong langka.

Sel Telur dan Sperma

Zaman sekarang, sperma sudah bisa dijual dengan bebas di beberapa negara. Ada beberapa lembaga yang mengumpulkan sperma-sperma dari pria yang memiliki gen bagus. Wanita yang membutuhkan sperma akan membeli dan memilih dari pria yang memiliki penampakan fisik baik agar menurun ke anaknya. Oh ya, satu cup sperma dihargai hingga Rp2.500.000,00.

Sel Telur dan Sperma [image source]
Selain sperma, sel telur juga bisa dijual dengan harga yang cukup fantastis. Satu buah sel telur bisa dihargai hingga Rp130.000.000,00. Harga ini bisa saja lebih mahal jika berasal dari wanita yang memiliki gen bagus. Oh ya, perbedaan harga sperma dan sel telur sangat tinggi karena sel telur tidak bisa diproduksi setiap hari dan cara pengambilannya susah.
Memiliki tubuh yang sehat adalah anugerah dan harus dirawat baik-baik. Agar jangan sampai jatuh sakit, sehingga membuat kita tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Apalagi jika ada organ tubuh yang rusak dan solusinya hanyalah diganti dengan milik orang lain. Ini bisa dikatakan sebagai musibah besar bagi seseorang.
Masalahnya, tidak semua manusia memiliki organ tubuh yang cocok dengan milik kita. Pun jika ada, antriannya sungguh lama. Inilah pemicu adanya perdagangan gelap organ tubuh manusia. Ya, jantung, bola mata dan ginjal diperjualbelikan seperti daging kiloan. Harganya mahal dan ternyata banyak peminatnya. Yang bikin miris. pasar gelap ini tersebar di seluruh dunia, dan orang-orang miskin menjual organ mereka untuk menyambung kehidupan. Sungguh membuat air mata meleleh melihatnya.

Hebei, China

Negara dengan populasi yang luar biasa banyak ini ternyata tidak luput dari perdagangan organ tubuh manusia. Pada tahun 2011, mulai terungkap praktik illegal dan berbahaya ini. Mulanya, Pemerintah China menangkap seorang pria di Hebei karena menjadi penjual organ tubuh manusia. Kemudian, investigasi besar-besaran pun dimulai.
Penjualan organ di Tiongkok [Image Source]

Hasil dari penyelidikan ini pun mengagetkan. Ada 137 orang yang ditangkap dan 18 Dokter yang melakukan operasi pembedahan untuk mengambil organ-organ tersebut. Sejak keluar peraturan di tahun 2007 bahwa Pemerintah China melarang perdagangan organ tubuh. Salah satu target empuk para pedagang ini adalah tahanan dan juga orang-orang miskin. Ngeri banget ya?

Mumbai

Jika melihat film India, maka kita pasti tidak menyangka bahwa banyak kemiskinan di sana. Di balik tari-tarian dan juga aneka upacara keagamaan yang meriah ternyata ada banyak daerah yang warganya serba kekurangan. Hal inilah yang memicu maraknya jual beli organ tubuh di sana. Bahkan parahnya, pihak rumah sakit besar di sana mulai dari Direktur hingga Dokternya bekerjasama melakukan perbuatan illegal ini lho!
Potret masyarakat India yang ginjalnya dijual [Image Source]

Iming-iming pada para pemilik organ tubuh itu adalah diberikan uang sebesar 4,100 dollar amerika atau sekitar 70an juta rupiah. Jumlah yang besar bagi mereka sehingga rela menjual organ-organ tubuhnya. Ini adalah kasus kedua perdagangan organ dari rumah sakit India bulan itu. Sejauh ini, sepuluh orang telah ditangkap sehubungan dengan lingkaran penjualan organ tubuh yang berbasis di New Delhi. Permintaan untuk ginjal di India telah meroket karena kurangnya donor dan tingginya insiden penyakit ginjal yang terkait dengan diabetes.

Eritrea

Pernah mendengar negara satu ini? Lokasinya ada di Afrika, dan sedang mengalami gejolak yang tak kunjung henti. Diperintah oleh rezim Tirani, warganya mulai menyerah tidak betah dan memutuskan untuk pindah. Eksodus besar-besaran pun terjadi. Mereka beranjak menuju negara lain di sekitarnya. Malangnya, mereka banyak yang hilang di tengah jalan.
lustrasi orang Eritrea yang melakukan eksodus [Image Source]

Warga yang berpindah untuk mencari kehidupan yang lebih baik ini diculik di tengah jalan, lalu dibunuh untuk diambil organ-organnya. Mafia-mafia penjualan organ tubuh illegal ini dengan tega melakukan hal tersebut.  Pada tahun 2014, seorang penyelundup bernama Nuredin Wehabrebi Atta membuka kasus ini ketika ia diberikan perlindungan saksi oleh otoritas Italia. Dia mengungkapkan sebuah jaringan kriminal yang luas berurusan di obat, lengan, dan migran. Kesaksian Atta menyebabkan 23 penangkapan dan 15 surat perintah penangkapan yang dikeluarkan.

Kosovo

Negara pecahan Uni Soviet di Eropa Timur ini ternyata tidak luput dari perdagangan organ tubuh illegal. Organisasi-organisasi hitam yang ada di sana, berjanji memberikan 20,000 dollar Amerika pada orang-orang yang mau menjual ginjal dan organ lain milik mereka. Gila kan? Kemudian mereka akan menjualnya ke Kanada dan Amerika serikat dengan harga 10 kali lipat!

Pelaku skandal penjualan organ di Kosovo [Image Source]

Fenomena yang diberi nama Skandal Medicus ini rupanya baru sebatas permukaan dari ngerinya jual beli organ manusia di Kosovo. Pada tahun 2010, Dewan Eropa merilis sebuah laporan mengklaim bahwa perdana menteri Kosovo terlibat bahkan menjalankan organisasi mafia yang memperdagangkam heroin, senjata, dan pasar gelap organ tubuh manusia. Tidak hanya itu, ternyata banyak tawanan dari Serbia melintasi perbatasan ke Albania, ditangkap kemudian dibunuh untuk diambil organnya.
Kita harus bersyukur, di Indonesia masih relatif aman dari hal-hal seperti ini. Selalu berhati-hati di manapun Anda tinggal ya! Jangan sampai menjadi korban seperti ini.